Inilah Sejarah Singkat Tentang Merajut yang Harus Kamu Ketahui

Merajut merupakan salah satu metode dalam membuat pakaian, busana dan berbagai macam kain dengan memakai benang rajut. Metode merajut ini sangat berbeda dengan metode menenun. Jika menenun hanya menggunakan dua benang yang saling sejajar dan tegak lurus, maka merajut Cuma menggunakan satu helai benang saja.

Merajut sendiri bisa dilakukan dengan memakai kedua tangan atau bisa juga dengan menggunakan mesin. Terdapat berbagai macam teknik dan gaya merajut. Salah satu teknik dari merajut adalah tusuk bawah dan tusuk atas. Tusuk bawah berarti mengaitkan benang dari belakang, sedangkan tusuk atas adalah mengaitkan benang rajut dari depan. Hasil dari merajut biasanya mempunyai bentuk seperti huruf v yang terus bersambung.

Sejarah Merajut

Sejarah Merajut di dunia

Collective Evolution

Sampai saat ini sejarah tentang kapan ditemukannya metode merajut masih menjadi perdebatan diantara para arkeolog. Hal itu disebabkan pada zaman dahulu merajut biasanya menggunakan sutra, wol dan serat lain yang bisa membusuk dengan cepat meskipun dalam kondisi yang sempurna sehingga sangat sulit menelusuri sejarah awal ditemukannya metode merajut. Sedangkan alat yang digunakan untuk merajut pada zaman dahulu merupakan jarum yang terbuat dari tongkat kayu yang diasah.

Namun pendapat yang paling kuat adalah pendapat yang mengemukakan bahwa merajut pertama kali ditemukan oleh kaum lelaki di jazirah Arab. Dan diperkirakan asal usul merajut didorong oleh kebutuhan manusia zaman dahulu terhadap pakaian yang bisa melindungi tubuhnya dari berbagai macam unsur yang bisa mengganggunya. Sedangkan zaman ini, merajut sudah mulai kehilangan peminat dan hanya sedikit orang zaman sekarang yang masih menjadikan merajut sebagai salah satu hobinya.

Baca juga: Tas Rajut

Salah satu hasil rajutan yang ditemukan dan merupakan artefak rajutan tertua di dunia adalah kaos kaki yang berasal dari Mesir yang mana diperkirakan berasal dari abad 11 Masehi. Hasil rajutan kaos kaki tersebut sangat kompleks dan setelah diteliti ternyata perajutnya menggunakan teknik purl untuk merajut bagian tumitnya. Hal tersebut menunjukkan kepada kita semua bahwa merajut lebih tua dari berbagai macam peninggalan arkeologis.

Salah satu metode yang sangat mirip dengan merajut adalah nalbinding. Metode ini menggunakan teknik membuat kain dengan menciptakan banyak loop dengan memakai benang dan jarum tunggal seperti menjahit. Oleh karena itulah teknik nalbinding ini juga berhasil menipu banyak sarjana yang merayakan penemuan hasil rajutan pertama yang ternyata merupakan hasil dari teknik nalbinding.

Selain itu banyak yang mempercayai bahwa nalbinding merupakan asal muasal ditemukannya teknik merajut. Bahkan bisa dikatakan bahwa merajut merupakan teknik nalbinding yang telah berkembang. Tapi masih sangat sedikit bukti yang bisa menguatkan pendapat tersebut sehingga sampai saat ini sebagian besar sejarah tentang merajut masih simpang siur.

Mengenai tempat pertama ditemukannya merajut, para ahli sejarah memperoleh banyak faktor yang mana faktor – faktor tersebut menunjukkan bahwa merajut berasal dari suatu negara di Timur Tengah dan menyebar ke Eropa lewat jalur perdagangan Mediterania lalu menyebar ke Amerika yang waktu itu berkoloni dengan Eropa.

Sejarah Merajut di Eropa

Merajut dan Sejarahnya

Lifehack

Hasil rajutan tertua yang ditemukan di Eropa dibuat oleh perajut muslim yang waktu itu bekerja di keluarga kerajaan Kristen Spanyol. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya artefak rajutan yang di salah satu bagiannya terdapat kaligrafi Bahasa Arab yang bertuliskan “barokah”.

Para arkeolog menemukan banyak bukti pola merajut pada abad pertengahan yang mana ditemukan di banyak kota di Eropa seperti Newcastle, London, Oslo, Lubeck, Amsterdam dan masih banyak lagi kota yang lainnya. Sedangkan penyebaran barang – barang hasil rajutan mulai dilakukan pada abad ke 14.

Itulah sedikit pembahasan tentang sejarah merajut. Semoga bermanfaat.

2 Comments

  1. Lia Nurmalasari 07/01/2017
  2. Ahmad 25/01/2017

Leave a Reply