Keajaiban dan Manfaat Shalat Dhuha

Assalamu’alaikum sahabat. Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga Allah selalu memberikan limpahan rahmat dan nikmat-Nya untuk kita semua. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang pengertian, waktu, doa dan manfaat shalat dhuha. Baiklah tanpa panjang kata lagi saya akan mulai pembahasannya.

Definisi

Shalat dhuha merupakan shalat sunah yang dikerjakan seorang mukmin ketika sudah masuk waktu dhuha. Kapankah waktu dhuha itu? Waktu dhuha adalah 15-30 menit setelah matahari terbit sampai 15-30 menit sebelum waktu dzuhur. Mengenai jumlah maksimal rakaat shalat dhuha para ulama berbeda pendapat.Pendapat yang paling kuat menyatakan jumlah minimalnya 2 rakaat sampai maksimal 8 rakaat dan dilakukan tiap 2 rakaat sekali salam.

Doa setelah shalat dhuha

Setelah shalat Dhuha, biasakan membaca zikir

رب اغفرلنا وتب علينا انك انت التواب الغفور

robbighfirlanaa watub ‘alainaa innaka Antattawwaabul ghofuursebanyak 100 kali.

Setelah itu kita dianjurkan berdoa sebagaimana doa dibawah ini:

syukilalala.tumblr.com

syukilalala.tumblr.com

Manfaat shalat dhuha

shalat dhuha

imamsonline.com

Kita semua sudah tahu kekuatan ibadah seperti sedekah, shalat dhuha, dan shalat tahajud. Amalan tersebut bisa memudahkan rezeki, melapangkan waktu, dan memelihara kesehatan. Tapi dimana logikanya? Mungkin sebagian dari sahabat ada yang nyeletuk seperti itu.

Terkait masalah sholat dhuha, mungkin penjelasan berikut bisa membuat kita lebih paham. Katakanlah, sahabat seorang kontraktor. Sekali waktu, seorang bos property memanggil sahabat. Terus si bos meminta sahabat mengerjakan sesuatu, dari pukul 8 sampai pukul 11 pagi. Yah, lumayan menghabiskan waktu produktif sahabat. Dapat dipastikan, setelah itu si bos akan mengganti waktu produktif sahabat dengan sejumlah uang. Lha, si bos saja begitu, apalagi Allah?

Perumpamaan inilah yang saya maksud dengan shalat dhuha. Ketika sahabat melakukan shalat dhuha sekian menit, berarti sahabat telah “menghabiskan” sebagian waktu produktif sahabat untuk-Nya. Maka, dapat dipastikan Dia akan mengganti waktu produktif sahabat tersebut. Yang namanya ganti dari Allah, tentulah tidak tanggung-tanggung. Layaknya sebuah keberuntungan.

Inilah janji Allah, “Wahai anak Adam, rukuklah karena Aku di awal siang (shalat dhuha), niscaya Aku akan mencukupi engkau pada akhir harinya” Bukankah Dhuha adalah waktu? Bukankah waktu adalah uang. Jadilah shalat dhuha itu shalat rezeki, dan doa setelah shalat dhuha juga doa rezeki. Yang mana rezeki dari langit dan bumi dihimpun, didekatkan, dan disucikan ke hadapan sahabat, melalui keagungan, kekuatan dan pemeliharaan Allah.

Tambahan lagi, saat sahabat menyedekahkan uang, maka Allah pasti akan memudahkan dan melancarkan rezeki sahabat dengan semudah-mudahnya. Khusus shalat dhuha, karena sahabat telah menyedekahkan waktu produktif sahabat, maka niscaya Allah akan melapangkan waktu produktif sahabat selapang-lapangnya. Itu  artinya, merutinkan shalat dhuha dapat meningkatkan produktivitas, baik bagi pribadi maupun bagi perusahaan. Bisa meningkat 2 sampai 3 kali lipat. Oleh karenanya, saran aku, sesibuk apa pun tetaplah shalat dhuha. Justru dengan begitu, sahabat  pasti jadi tidak akan terlalu sibuk dan waktu akan terasa cukup untuk menyelesaikan semua aktivitas kita.

Dibawah ini aku akan menyertakan beberapa dalil tentang manfaat shalat dhuha agar para sahabat semakin yakin dan semangat untuk mengistiqomahkannya setiap hari.

1. “Diriwayatkan dari Abu Dzar a dari Nabi SAW bahwa Beliau bersabda, ‘Setiap ruas tubuh masing-masing dari kalian setiap harinya memiliki kewajiban untuk bersedekah. Setiap tasbih (memahasucikan Allah) adalah sedekah; setiap tahmid (memuji Allah) adalah sedekah; setiap tahlil (membaca lâ ilaha illallâh) adalah sedekah; setiap takbir (memahabesarkan Allah) adalah sedekah; memerintahkan kemakrufan adalah sedekah dan mencegah kemunkaran adalah sedekah. Namun itu semua dapat diganti dengan dua rakaat yang dikerjakan oleh seseorang dari waktu dhuha (mengerjakan shalat Dhuha)’.” (HR. Muslim)
2. Diriwayatkan dari Buraidah bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah n bersabda, ‘Pada diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh tiga ruas. Ia memiliki kewajiban bersedekah atas setiap ruas tersebut.’ Para sahabat bertanya, ‘Siapakah yang mampu melakukan hal itu, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Ludah di dalam masjid yang ia timbun (dibersihkan) atau sesuatu (penghalang) yang ia singkirkan dari jalanan (bisa mewakili kewajiban sedekah). Jika engkau belum mampu, dua rakaat shalat dhuha sudah memadai untuk mewakili kewajibanmu bersedekah’.”
3. “Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, ‘Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir’.” (HR. Bukhari)
4. “Diriwayatkan dari Nu‘aim bin Hammar a bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah n bersabda, ‘Allah SWT berfirman, ‘Wahai anak Adam, janganlah kamu merasa lemah (kehilangan kesempatan) untuk beribadah kepada-Ku dengan cara mengerjakan shalat empat rakaat di awal waktu siangmu, niscaya akan Aku cukupkan untukmu di akhir harimu’.” (HR. Abu Dawud)
Yang dimaksud dengan ‘mencukupkan’ adalah melindunginya dari segala bencana dan kejadian yang merugikan. Bisa juga yang dimaksud adalah menjaganya dari dosa-dosa dan memberikan maaf kepadanya manakala ia sudah telanjur melakukan dosa, atau dengan pengertian yang lebih luas lagi.
5. “Diriwayatkan dari Abu Hurairah a bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa memelihara pelaksanaan shalat Dhuha yang genap jumlah rakaatnya, maka diampunilah dosa-dosanya, sekalipun banyaknya laksana buih lautan’.” (HR. Tirmidzi)
6. “Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir Al-Juhani bahwa Rasulullah n bersabda, ‘Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam (manusia), cukupkan untuk-Ku di awal waktu siang (dhuha) dengan mengerjakan shalat empat rakaat, niscaya Aku cukupkan untukmu dengannya pada akhir harimu’.” (Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya‘la)

Demikian sahabat sharing dari saya mengenai shalat dhuha. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Wassalamu’alaikum sahabat.

Leave a Reply